Tuhan, gimana caranya seh ngebedain suara hati yang dari
Tuhan dengan suara hati yang merupakan kedagingan kita sendiri...?
dalam setiap perkara yang teradi dalam hidup kita, kita selalu diperhadapkan pada 2 pilihan yang saling bertentangan....
Tuhan selalu kasih kebebasan buat kita untuk memilih pilihan mana yang akan kita pilih....tapi Tuhan juga ingin agar kita bertanggung jawab atas pilihan kita itu...
Disinilah kita harus bijak dalam memilih, jangan sembarangan mengambil keputusan. perhatikan apa yang akan terjadi kedepannya dengan pilihan yang hendak kita pilih.
kalo pilihan itu bertentangan dengan FirmanNya, maka udah pasti itu berasal dari kedagingan kita.
tapi kalau itu tidak bertentangan dengan Firman Tuhan dan dapat memuliakan Tuhan, maka itu adalah pilihan yang tepat.
emang sih sulit banget buat kita memilih melakukan hal yang tidak sesuai keinginan kita. apalagi buat anak muda yang lagi kasmaran......hati-hati lho....!
kasmaran dengan cinta itu dua hal yang berbeda.
kasmaran bisa membuat kamu melakukan hal yang nekat, yang bisa bikin kamu merasa seneng hanya untuk sementara.
contohnya saat kamu lagi kasmaran neh....kamu pasti pengennya deket mulu sama someone specialmu, meskipun ortu ngelarang, meskipun orang-orang sekitarmu melarang kamu dan meskipun Tuhan juga melarang kamu....
(koq bisa Tuhan ngelarang? inget FT yang mengatakan " Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang...." (2 Kor 6:14)
tapi kamu gak akan dengerin larangan itu khan? dan ketika perasaan kamu semakin dalam sama orang itu, kamu akan nekat melakukan apapun biar bisa tetep sama-sama dia....eh...belakangan, waktu dilanda masalah, kalian berantem terus dengan mudahnya dia memutuskan hubungan.....hmmmm.... kebayang gak perasaan kamu saat itu?
kamu udah mengecewakan banyak pihak, kamu udah ngelawan ortu, ngelawan prinsip kamu sendiri, bahkan ngelawan Tuhan! tapi apa yang kamu dapat?
Nothing.....!!
nah, kalo diantara kamu ada yang sedang mengalaminya, mungkin ini bisa membantu kamu untuyk menentukan pilihan.
belum terlambat koq....
ada juga anak muda yang mengatakan " gwe khan masih muda, gak usah serius-serius amat kali...toh nanti juga gwe nikahnya gak sama dia khan?! kalo buat nikah mah gwe akan cari yang seimanlah...semua itu khan ada waktunya....kalo udah waktunya juga gwe akan nemuin psangan hidup gwee yang Tuhan pilih..."
temen-temen, emang segala sesuatu ada waktunya, tapi apakah sambil menunggu datangnya waktu itu, kamu harus mengisinya dengan sebuah pelanggaran?
Ketaatan lebih berarti dari pada penyesalan bagi Tuhan...
dosa iti gak ada yang gak enak...makanya banyak banget orang tertipu dengan kenikmatannya itu.
tanyalah pada Tuhan apa yang harus kamu lakukan, biarlah kehendakNya yang jadi bukan kehendak kita...
gwe pun masih sangat jauh dari pribadi yang Tuhan kehendaki, tapi kalo kita gak mulai menuju kepada pribadi yang Dia inginkan, kita gak akan pernah menjadi seperti yang diinginiNya...
semua butuh proses, dan proses itu memang menyakitkan...tapi kalo kita mau berserah, percaya dan tidak melawan, hal itu gak akan terlalu sakit banget koq....
sama aja kayak orang yang tenggelam...penyelamat gak akan menyelamatkannya selama dia masih berusaha dengan kekuatannya dan caranya sendiri.
penyelamat itu akan menyelamatkannya kalo orang itu udah kehabisan tenaga untuk melawan...karena kalo dia masih melawan bukan hanya dirinya yang akan tenggelam dan terbawa arus, tapi juga si penyelamat pun demikian.
Tuhan Memberkati...^.^
V.K
dalam setiap perkara yang teradi dalam hidup kita, kita selalu diperhadapkan pada 2 pilihan yang saling bertentangan....
Tuhan selalu kasih kebebasan buat kita untuk memilih pilihan mana yang akan kita pilih....tapi Tuhan juga ingin agar kita bertanggung jawab atas pilihan kita itu...
Disinilah kita harus bijak dalam memilih, jangan sembarangan mengambil keputusan. perhatikan apa yang akan terjadi kedepannya dengan pilihan yang hendak kita pilih.
kalo pilihan itu bertentangan dengan FirmanNya, maka udah pasti itu berasal dari kedagingan kita.
tapi kalau itu tidak bertentangan dengan Firman Tuhan dan dapat memuliakan Tuhan, maka itu adalah pilihan yang tepat.
emang sih sulit banget buat kita memilih melakukan hal yang tidak sesuai keinginan kita. apalagi buat anak muda yang lagi kasmaran......hati-hati lho....!
kasmaran dengan cinta itu dua hal yang berbeda.
kasmaran bisa membuat kamu melakukan hal yang nekat, yang bisa bikin kamu merasa seneng hanya untuk sementara.
contohnya saat kamu lagi kasmaran neh....kamu pasti pengennya deket mulu sama someone specialmu, meskipun ortu ngelarang, meskipun orang-orang sekitarmu melarang kamu dan meskipun Tuhan juga melarang kamu....
(koq bisa Tuhan ngelarang? inget FT yang mengatakan " Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang...." (2 Kor 6:14)
tapi kamu gak akan dengerin larangan itu khan? dan ketika perasaan kamu semakin dalam sama orang itu, kamu akan nekat melakukan apapun biar bisa tetep sama-sama dia....eh...belakangan, waktu dilanda masalah, kalian berantem terus dengan mudahnya dia memutuskan hubungan.....hmmmm.... kebayang gak perasaan kamu saat itu?
kamu udah mengecewakan banyak pihak, kamu udah ngelawan ortu, ngelawan prinsip kamu sendiri, bahkan ngelawan Tuhan! tapi apa yang kamu dapat?
Nothing.....!!
nah, kalo diantara kamu ada yang sedang mengalaminya, mungkin ini bisa membantu kamu untuyk menentukan pilihan.
belum terlambat koq....
ada juga anak muda yang mengatakan " gwe khan masih muda, gak usah serius-serius amat kali...toh nanti juga gwe nikahnya gak sama dia khan?! kalo buat nikah mah gwe akan cari yang seimanlah...semua itu khan ada waktunya....kalo udah waktunya juga gwe akan nemuin psangan hidup gwee yang Tuhan pilih..."
temen-temen, emang segala sesuatu ada waktunya, tapi apakah sambil menunggu datangnya waktu itu, kamu harus mengisinya dengan sebuah pelanggaran?
Ketaatan lebih berarti dari pada penyesalan bagi Tuhan...
dosa iti gak ada yang gak enak...makanya banyak banget orang tertipu dengan kenikmatannya itu.
tanyalah pada Tuhan apa yang harus kamu lakukan, biarlah kehendakNya yang jadi bukan kehendak kita...
gwe pun masih sangat jauh dari pribadi yang Tuhan kehendaki, tapi kalo kita gak mulai menuju kepada pribadi yang Dia inginkan, kita gak akan pernah menjadi seperti yang diinginiNya...
semua butuh proses, dan proses itu memang menyakitkan...tapi kalo kita mau berserah, percaya dan tidak melawan, hal itu gak akan terlalu sakit banget koq....
sama aja kayak orang yang tenggelam...penyelamat gak akan menyelamatkannya selama dia masih berusaha dengan kekuatannya dan caranya sendiri.
penyelamat itu akan menyelamatkannya kalo orang itu udah kehabisan tenaga untuk melawan...karena kalo dia masih melawan bukan hanya dirinya yang akan tenggelam dan terbawa arus, tapi juga si penyelamat pun demikian.
Tuhan Memberkati...^.^
V.K
Tidak ada komentar:
Posting Komentar